Admin : AA H. RONY KP.SABRANG, JAWILAN - SERANG - BANTEN 42177.Telp. +6281280485019 (Indonesia) dan +967715138399 (Yemen).
بـــسـم الله الرحمن الرحيم السّـلام عليكم ورحمة الله وبركاتـه بعد تحــية وبعــد ...... شهر رمضان المبارك والمعظم === أبعث لسعادتكم === بأخلص التهاني وأطيب التمنيات والأماني بالشهر الفضيل, تقبل الله منا ومنكم صيامنا وصيامكم, قيامنا وقيامكم... سائلين الله أن يعيده علينا وعليكم بالصحة والسعادة وأن يجعل الله العلي القدير هذا الشهر عليكم مباركا خيرا ويمنا.. وعلى أمتنا الإسلامية تقدما وازدهارا... وكل عام وأنتم والجميع بخير ولكم مني جزيل الشكر والتقدير وجزاكم الله الخير. والسّـلام عليكم ورحمة الله وبركاته أخوكم في الله الحاج بكراني لاتار
AA H. RONY DAN KELUARGA BESAR DI SABRANG SERTA SELURUH MASYARAKAT JAWILAN MENGUCAPKAN "SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1434 H SEMOGA KITA BISA MENJADI LEBIH BAIK DI HARI-HARI YANG AKAN DATANG"
Tampilkan postingan dengan label Kemahasiswaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kemahasiswaan. Tampilkan semua postingan

Info Terbaru Pembuatan Kartu Mahasiswa International di Yaman

SABAT-SAHABAT MAHASISWA DI YAMAN, ADA INFO GEMBIRA DAN TERBARU BAHWA UNTUK TAHUN 2013 INI DI YAMAN BISA MEMBUAT KARTU MAHASISWA INTERNATIONAL, KEGUNAAN DAN MANFAATNYA SANGAT BANYAK, AWAL NYA HAL INI HANYA DIBERLAKUKAN UNTUK MAHASISWA (YAMAN DAN ASING) YANG SEDANG KULIAH DI SANA'A UNIVERSITY TAPI SETELAH AA RONY KONFIRMASI KEPADA LAJNAH TERSEBUT TERNYATA BISA JUGA UNTUK SEMUA MAHASISWA TERMASUK ORANG ASING YANG SEDANG KULIAH DI UNIVERSITAS SELAIN JAMI'AH SANA'A

KEUNTUNGAN DAN KELEBIHAN MEMILIKI KARTU MAHASISWA INTERNATIONAL (بطاقة الطالب الدولية )ADALAH MAHASISWA TERSEBUT JIKA BERBELANJA BISA MENDAPATKAN DISKON PADA PERUSAHAAN/TOKO/MALL TERTENTU PADA JENIS PERUSAHAAN SEBAGAI BERIKUT :

1. PUSAT PEMBELAJARAN DI YAMAN DI INSTITUT/ LEMBAGA PENDIDIKAN DI YAMAN
2. PUSAT KESEHATAN/ RUMAHSAKIT
3. PERPUSTAKAAN
4. APOTEK
5. TEMPAT BELANJA MINYAK WANGI
6. RESTORAN DAN HALAWIAT
7. PUSAT PENJUALAN MADU
8. SALON DAN TATA RIAS
9. JAM DAN KACAMATA
10. KOMPUTER DAN HANDPHONE
11. AKSESORIS MOBIL
12. PERIKLANAN
13. PAKAIAN
14. SEPATU DAN TAS DAN LAIN-LAIN

BAGI YANG BERMINAT SILAHKAN HUBUNGI AA RONY DI SANA'A UNIVERSITY PRODI S2 FAKULTAS ADAB, DENGAN NO KONTAK :
MTN 735815278, SABAFON 715138399

ADAPUN SYARAT-SYARAT PENGAJUAN NYA ADALAH SEBAGAI BERIKUT :
1. FOTO COPY PASPOR 1 LEMBAR
2. PHOTO BERWARNA UKURAN 4X6 1 LEMBAR
3. FOTO COPY KARTU MAHASISWA/ SYAHADAH QOYID 1 LEMBAR DAN
4. RUSUM 1500 REAL YAMAN

KARTU MAHASISWA INTERNATIONAL INSYALLAH AKAN SELESAI SETELAH 2 MINGGU, BAGI YANG BERMINAT BURUAN DAFTAR KE AA RONY, DEMIKIAN INFORMASI INI KAMI SAMPAIKAN SEMOGA BERMANFAAT,,,,,,,,,,,,,



Baca Selengkapnya...

Menejemen Organisasi dan Kepemimpinan

Di bawah ini adalah definisi dari kata manajemen :

1. Pengertian Manajemen Menurut James A.F. Stoner
Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya dari anggota organisasi serta penggunaan sumua sumber daya yang ada pada organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya.
selengkapnya download disini
Baca Selengkapnya...

Info Menjadi Penerima Djarum Beasiswa Plus

Persyaratan untuk menjadi penerima Djarum Beasiswa Plus

1.UMUM :
Sedang menempuh Tingkat Pendidikan S1 (Strata 1) dari semua disiplin ilmu.

Memasuki semester V dengan IPK minimum 3.00 pada semester IV.

Aktif mengikuti kegiatan organisasi baik didalam maupun diluar Kampus.

Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.

2.ADMINISTRASI :
Mengisi Form Pendaftaran Djarum Beasiswa Plus, yang dapat di dowload disini atau mengambil di Bagian Kemahasiswaan di Kampus masing-masing..

Fotocopy Kartu Hasil Studi Semester IV.

Fotocopy sertifikat kegiatan organisasi/surat keterangan aktif berorganisasi.

Surat keterangan dari Kampus tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.

Satu lembar foto ukuran 4 x 6 cm berwarna memakai jas almamater.

3.TES SELEKSI :
Mengikuti psikotes.
Wawancara.
Membuat tulisan singkat.
formulir selengkapnya download disini

Sumber : http://www.djarumbeasiswaplus.org
Baca Selengkapnya...

INFO BEASISWA KHUSUS MAHASISWA ASAL BANTEN

Persyaratan Administrasi Permohonan Bantuan Biaya Pendidikan/Beasiswa D3/S1/S2/S3
APBD 2010

1. Surat permohonan beasiswa dari pemohon, ditujukan untuk Gubernur Banten melalui Kepala Dinas Pendidikan Prov. Banten.
2. Daftar Riwayat Hidup ( cantumkan no. telp/HP)
3. Surat rekomendasi asli dari piminan perguruan tinggi negeri yang menerangkan bahwa pemohon LAYAK mendapatkan bantuan pendidikan/beasiswa.
4. Surat pernyataan dari pemohon yang menyatakan belum pernah mendapatkan bantuan pendidikan dari pihak manapun ( bermaterai Rp. 6000,- )
5. Fotocopy transkip IPK MIN 2,75 dari semester 2 terakhir yang dilegalitas sebanyak 1 lembar.
6. Bantuan biaya pendidikan diperuntukan bagi mahasiswa asal banten yang dibuktikan dengan Fotocopy KTP yang berdomisili di Prov. Banten 1 lembar/ fotocopy akta kelahiran.
7. Fotocopy Kartu Tanda Mahasiswa 1 Lembar.
8. Fotocopy berwarna 3×4 1 lembar.
9. Bantuan pendidikan juga diperuntukan bagi mahasiswa yang sedang menyusun tugas akhir dengan melampirkan proposal laporan skripsi/tesis/disertasi.
10. Fotocopy buku tabungan rekening Bank Jabar Banten atas nama pemohon beasiswa.
11. Berkas permohonan dimasukkan ke dalam map buffalo :
Jenjang D3 warna merah
Jenjang S1 warna biru
Jenjang S2 warna kuning
Jenjang S3 warna hijau
12. Besarnya beasiswa pertahun
> D3 Rp. 3.000.000,-
>S1 Rp.4.000.000 ,-
>S2 dan S3 lebih dari Rp. 5.000.000,-
13. Berkas permohonan diserahkan ke Dinas Pendidikan Prov. Banten paling lambat tanggal 31 Mei 2010 ( tidak boleh diwakilkan/datang langsung ke kantor Diknas Banten).

Alamat Kantor Dinas Pendidikan Propinsi Banten :
Kawasan Pusat Pemerintahan Propinsi Banten
Jl. Syech Nawawi Al-Bantani, Palima-Serang telp. (0254) 267064 / 267066 / 267067

sumber : Posted: 21 April 2010 by BEM HMF FPMIPA UPI in advokasi, Beasiswa
71

Baca Selengkapnya...

contoh proposal buat BEM STAI Assalamiyah

conth proposal buat BEM STAI Assalamiyah Jawilan

ambil klik disini





Baca Selengkapnya...

CONTOH LAPORAN KUKERTA (KULIAH KERJA NYATA)/ PKL/ KKN

CONTOH LAPORAN KUKERTA (KULIAH KERJA NYATA)/ PKL/ KKN
STAI ASSALAMIYAH, JAWILAN – SERANG – BANTEN 2008

Pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) tentunya dengan mengacu kepada Buku Panduan Kukerta yang diterbitkan oleh STAI Assalamiyah, yang pada hakikatnya pelaksanaan kukerta tersebut dengan menempuh beberapa tahapan,

salahsatunya yaitu tahapan Persiapan mulai dari pelatihan Kukerta dan PPLK di kampus STAI Assalamiyah Jawilan yang dilaksanakana pada hari minggu tanggal 20 Juli 2008, Preses penyerahan antara lembaga dengan Bapak Camat/Kepala Desa (khususnya camat/desa Maja) yang diantar oleh Dosen Pembimbing yang dilaksanakan di aula desa maja pada hari selasa tanggal 22 Juli 2008,

sampai kepada tahap Inventarisasi masalah dilingkungan setempat/daerah kukerta khususnya di desa maja, Kecamatan Maja, Lebak-Banten. SELENGKAPNYA CONTOH LAPORAN KUKERTA DALAM HAL INI RONY TUANGKAN BEBERAPA CONTOH DATA SEBAGAI BERIKUT :
1.Contoh Laporan Kukerta Download Disini
2.Tata Tertib Kukerta Download Disini
3.Jadwal Harian Download Disini
4.Program PPLK Download Disini
5.Program Kerja Koordinator Kukerta Download Disini
6.Blanko Penilaian PPLK Download Disini
7.Jadwal Pulang Download Disini
8.Contoh Rekap Nilai PPLK Download Disini
9.Contoh Proposal Kukerta Download Disini
10.Rekap siswa MA Raudathul Jannah maja 2008 Download Disini Baca Selengkapnya...

MACAM-MACAM PERSIDANGAN

MACAM-MACAM PERSIDANGAN


A. Macam-macam Sidang
Berdasarkan Waktu;

Sidang awal tahun, sidang ini di laksanakan setelah pengangkatan presidium sidang di sidang paripurna. Sidang awal tahun membahas; tatib sidang, AD/ART, GBHK, GBHO. Pembahasan bukan berarti perubahan, jika dirasa tidak memerlukan perubahan dalam prangkat organisasi tersebut. Maka sebaiknya BPM membuat tim ed-hock (tim perundang-undangan/ tim khusus) untuk membahas kelayakan perundang-undangan yang ada

Sidang tengah tahun dilakukan untuk mengefaluasi kenerja eksekutif selama setengah priode dan memberikan masukan kepada eksekutif

Sidang paripurna/sidang akhir tahun dilakukan di akhir preode kepengurusan, setelah pemilu/ setelah sidang istimewa penggantian kepemimpinan. Tatib sidang menggunakan tatib sidang awal tahun. Agenda sidang; laporan pertanggung jawaban Bem, pandangan umum HMJ terhadap kinerja Bem, pandangan umum pengawasan BPM terhadap kinerja Bem(penilaian), penerimaan/penolakan LPJ Bem oleh peserta penuh sidang, laporan kegiatan KKM, LPJ BPM, pelantikan anggota BPM, pelantikan ketua Bem, serah terima jabatan ketua Bem, pemilihan presidium sidang priode baru, selesai

Berdasarkan keanggotaan
Sidang Komisi Sidang ini hanya diikuti oleh anggota komisi saja untuk memudahkan perumusan dan pengambilan kebijakan sementara sehingga pembahasan bidang yang telah ditentukan lebih terfokus. Keputusan pada sidang komisi bersifat non permanen (dapat berubah) kemudian dibawa kedalam sidang pleno untuk mendapat keputusan terakhir.

Sidang Pleno Biasa disebut sidang besar (sidang awal tahun, sidang tengah tahun, sidang paripurna, dan siding pleno lainnya) yang diikuti oleh seluruh peserta sidang tanpa kecuali. Sidang pleno dilakukan untuk memberi keputusan final agenda sidang yang telah dirumuskan sebelumnya pada sidang komisi. Pembahasan agenda, tatib, dan LPJ menggunakan sidang jenis ini.

B. Perangkat Sidang
1. Pimpinan Sidang/presidium Pimpinan sidang berperan sebagai pengatur jalannya sidang agar menghasilkan keputusan yang disepakati bersama. Pimpinan sidang tidak boleh berpihak pada salah satu pihak peserta dan hanya boleh memutuskan sesuatu atas persetujuan peserta sidang. Kriteria yang harus dimiliki oleh pimpinan sidang sbb :

cerdas
bijaksana
tegas
berwawasan luas
humoris
kharisma

Pimpinan sidang dipilih oleh peserta sidang dan biasanya berjumlah ganjil. Satu sebagai notulen dan dua orang pimpinan sidang yang lain secara bergantian memimpin sidang sesuai kesepakatan.

2. Peserta Sidang Peserta sidang ditentukan berdasarkan tata tertib yang telah disepakati. Biasanya terdiri dari peserta aktif dan peserta peninjau. Seluruh hak dan kewajiban peserta diatur di tatib.

3. Notulensi Bertugas untuk mencatat jalannya persidangan

4. Palu Sidang Demi kelancaran maka diperlukan palu sidang yang telah disepakati bersama baik bentuk maupun wujudnya.

Aturan ketukan palu adalah sidang sbb :
1 x : mengukuhkan kesepakatan per poin

2 x : pertukaran pimpinan sidang, penundaan sidang, pencabutan penundaan (baik untuk lobby, istirahat, atau penundaan sidang untuk beberapa lama)

3 x : menetapkan keputusan akhir pembahasan, membuka dan menutup sidang.
Berkali-kali : untuk menenangkan peserta sidang atau meminta peserta memperhatikan jalannya sidang.

5. Quorum Adalah syarat sahnya sidang untuk dapat diadakan, karena tingkat quorum menunjukkan sejauh mana tingkat representasi dari peserta sidang. Semakin tinggi jumlah quorum, semakin tinggi pula tingkat representasi dari sidang tersebut.

6. Draft Materi Sidang Meliputi bahan-bahan yang akan dibahas dalam persidangan. Biasanya terdiri dari draft Tatib, AD/ART, GBHK, dll yang disusun sebelumnya oleh tim perumus sidang atau panitia khusus.

C. Istilah Dalam Sidang
• Pending : memberhentikan sidang untuk sementara waktu dengan tujuan tertentu seperti istirahat, lobby, penundaan sidang.

• PK (Peninjauan Kembali) : mekanisme yang digunakan untuk mengulang kembali pembahasan/putusan yang telah ditetapkan. PK diambil dengan kesepakatan kuorum

• Interupsi : memotong/menyela pembicaraan dikarenakan ada hal-hal yang sagat penting untuk diungkapkan. Dengan prioritas sebagai berikut

D. Macam-macam Interupsi
• Point of privilege (rehabilitation) : interupsi yang berfungsi untuk membersihkan nama baik atau kehormatan seseorang/kelompok karena dipandang pembicaraan tersebut menyimpang dari etika atau menyinggung perasaan (mendapat prioritas berbicara)

• Point of information : interupsi untuk memberikan informasi, baik tentang pembicaraan yang tidak sesuai atau informasi yang berkaitan dengan kondisi yang menjadi pokok pembahasan atau hal-hal yang dipandang urgen untuk diinformasikan.(prioritas berbicara ke-2)

• Point of clarification : interupsi untuk menjernihkan/meluruskan permasalahan atau isi pembahasan. (prioritas berbicara ke-3)

• Point of order : interupsi yang digunakan untuk meminta pimpinan sidang meluruskan jalannya sidang apabila keluar dari konteks, atau sidang dianggap janggal. (prioritas berbicara ke-4)

• Point of solution : interupsi untuk memberikan solusi atas permasalahan yang dibahas. (prioritas berbicara ke-5, intrupsi dapat di abaikan dan ditanggapi tanpa memotong pembahasan)

• Point of view : interupsi yang digunakan untuk menyampaikan pendapat, tanggapan, usulan, saran (intrupsi dapat di abaikan dan ditanggapi tanpa memotong pembahasan)

E.Penghentian Sidang
Skorsing : Penghentian sidang untuk keperluan tertentu
Lobying : Penghentian sidang untuk memperlancar jalannya sidang
Pending : Penghentian sidang sampai batas waktu tertentu

F. Persiapan Menghadapi Sidang
• Persiapan agenda yang akan dibahas
• Persiapan strategi
• Materi sidang
• Fisik sehat

SIDANG ADALAH MUSYAWARAH…DALAM MUSYAWARAH ADA BERKAH

Baca Selengkapnya...

TEKNIK PERSIDANGAN 1

TEKNIK PERSIDANGAN 1


1. DASAR PEMIKIRAN
Permusyawaratan dalam MUBES/KONGRES/RAKER membutuhkan persidangan-persidangan. Hal ini dilakukan secara
fokus dan berimbang untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Keputusan terbaik pada akhirnya akan lahir dari
pemahaman dan ketaatan terhadap aturan didalam sebuah persidangan.

Persidangan didefinisikan sebagai pertemuan formal organisasi guna membahas masalah tertentu dalam upaya untuk
menghasilkan keputusan yang dijadikan sebagai sebuah Ketetapan. Keputusan dari persidangan ini akan mengikat
kepada seluruh elemen organisasi selama belum diadakan perubahan atas ketetapan tersebut. Ketetapan ini sifatnya
final sehingga berlaku bagi yang setuju ataupun yang tidak, hadir ataupun tidak hadir ketika persidangan berlangsung

JENIS PERSIDANGAN
1)Sidang Pleno
a.Sidang Pleno diikuti oleh seluruh peserta dan peninjau Permusyawaratan
b.Sidang Pleno dipimpin oleh Presidium Sidang
c.Sidang Pleno dipandu oleh Steering Committee
d.Sidang Pleno membahas dan memutuskan segala sesuatu yang berhubungan dengan Permusyawaratan

2).Sidang Paripurna
a.Sidang Paripurna diikuti oleh seluruh peserta dan peninjau Permusyawaratan
b.Sidang Paripurna dipimpin oleh Presidium Sidang
cSidang Paripurna mengesahkan segala ketetapan dan keputusan yang berhubungan dengan Permusyawaratan
3).Sidang Komisi
a.Sidang Komisi diikuti oleh anggota masing-masing Komisi
b.Anggota masing-masing Komisi adalah peserta dan peninjau yang ditentukan oleh Sidang Pleno
c.Sidang Komisi dipimpin oleh seorang pimpinan dibantu seorang Sekretaris Sidang Komisi
d.Pimpinan Sidang Komisi dipilih dari dan oleh anggota Komisi dalam Komisi tersebut
e.Sidang Komisi membahas materi-materi yang menjadi tugas dari Komisi yang bersangkutan


ATURAN PERSONALIA SIDANG
1.Peserta
Hak peserta:
a.Hak Bicara, adalah untuk bertanya, mengeluarkan pendapat dan mengajukan usulan kepada pimpinan baik secara
lisan maupun tertulis
b.Hak Suara, adalah hak untuk ikut ambil bagian dalam pengambilan keputusan
c.Hak Memilih, adalah hak untuk menentukan pilihan dalam proses pemilihan
d.Hak Dipilih, adalah hak untuk dipilih dalam proses pemilihan

Kewajiban peserta:
a.Mentaati tata tertib persidangan/permusyawaratan
b.Menjaga ketenangan/harmonisasi persidangan
2.Peninjau
Hak Peninjau:
-.Hak Bicara, adalah untuk bertanya, mengeluarkan pendapat dan mengajukan usulan kepada pimpinan baik secara
lisan maupun tertulis
Kewajiban Peninjau:
a.Mentaati tata tertib persidangan/permusyawaratan
b.Menjaga ketenangan/harmonisasi persidangan

ATURAN PERSONALIA SIDANG
1.Peserta
Hak peserta:
a.Hak Bicara, adalah untuk bertanya, mengeluarkan pendapat dan mengajukan usulan kepada pimpinan baik secara
lisan maupun tertulis
b.Hak Suara, adalah hak untuk ikut ambil bagian dalam pengambilan keputusan
c.Hak Memilih, adalah hak untuk menentukan pilihan dalam proses pemilihan
d.Hak Dipilih, adalah hak untuk dipilih dalam proses pemilihan

Kewajiban peserta:
a.Mentaati tata tertib persidangan/permusyawaratan
b.Menjaga ketenangan/harmonisasi persidangan
2.Peninjau

Hak Peninjau:
-.Hak Bicara, adalah untuk bertanya, mengeluarkan pendapat dan mengajukan usulan kepada pimpinan baik secara
lisan maupun tertulis
Kewajiban Peninjau:
a.Mentaati tata tertib persidangan/permusyawaratan
b.Menjaga ketenangan/harmonisasi persidangan

3.Presidium Sidang
a.Presidium Sidang dipilih dari dan oleh peserta Permusyawaratan melalui Sidang Pleno yang dipandu oleh Panitia
Pengarah
b.Presidium Sidang bertugas untuk memimpin dan mengatur jalannya persidangan seperti aturan yang disepakati
peserta
c.Presidium Sidang berkuasa untuk memimpin dan menjalankan tata tertib persidangan

Syarat-syarat Presidium Sidang :
a.Mempunyai sifat leadership, bijaksana dan bertanggung jawab
b.Memiliki pengetahuan yang cukup tentang persidangan
c.Peka terhadap situasi dan cepat mengambil inisiatif dalam situasi kritis
d.Mampu mengontrol emosi sehingga tidak terpengaruh kondisi persidangan
Sikap Presidium Sidang :
a.Simpatik, menarik, tegas dan disiplin
b.Sopan dan hormat dalam kata dan perbuatan
c.Adil, bijaksanan dan menghargai pendapat peserta

ATURAN KETUKAN PALU dan kondisi-kondisi lain :
Ø1 kali ketukan
a.Menerima dan menyerahkan pimpinan sidang.
b.Mengesahkan keputusan/kesepakatan peserta sidang poin perpoin (keputusan sementara).
c.Memberi peringatan kepada peserta sidang agar tidak gaduh.
d.Menskors dan mencabut kembali skorsing sidang yang waktunya tidak terlalu lama sehingga peserta sidang tidak perlu
meninggalkan tempat sidang.
e.Mencabut kembali / membatalkan ketukan terdahulu yang dianggap keliru.

2 kali ketukan :
Untuk menskorsing atau mencabut skorsing dalam waktu yang cukup lama, misalnya istirahat, lobying,
sembahyang,makan.
Skorsing ialah penundaan persidangan untuk sementara waktu.
Lobying ialah suatu bentuk kompromi dalam menyelesaikan perbedaan pendapat dalam pengambilan keputusan
3 kali ketukan :
a.Membuka/menutup sidang atau acara resmi.
b.Mengesahkan keputusan final /akhir hasil sidang.


Contoh kalimat yang dipakai oleh Presidium Sidang
1.Membuka sidang
“Dengan mengucap Bismilahirahmanirahim, sidang pleno I saya nyatakan dibuka. “ tok…….tok…….tok
2Menutup sidang
“Dengan mengucap Alhamdulillahriabilalamin, sidang pleno I saya nyatakan ditutup.” Tok……..tok……..tok

3. Mengalihkan pimpinan sidang
“Dengan ini pimpinan sidang saya alihkan dari presidium ...kepada presidium...” tok.
4Mengambil alih pimpinan sidang
“Saya terma pimpinan sidang dari pesidium ...,Dengan ini pimpinan sidang saya ambil alih “ tok
5 Menskorsing sidang
“Dengan ini sidang saya skorsing selama 15 menit” tok……….tok.
6Mencabut skorsing
“Dengan ini skorsing 15 menit saya cabut dan saya nyatakan sidang dilanjutkan“ tok…….tok
.
7Memberi peringatan kepada peserta sidang
Tok………. “Peserta sidang harap tenang !”


QUORUM DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
1.Persidangan dinyatakan syah/quorum apabila dihadiri oleh sekurang-kurangnya ½ n + 1 dari peserta yang terdaftar
pada Panitia (OC)
2.Setiap keputusan didasarkan atas musyawarah untuk mufakat, dan jika tidak berhasil diambil melalui suara terbanyak
(½ + 1) dari peserta yang hadir di persidangan
3.Bila dalam pengambilan keputusan melalui suara terbanyak terjadi suara seimbang, maka dilakukan lobbying sebelum
dilakukan pemungutan suara ulang
Catatan: umum teknis (pelaksanaan)
Baca Selengkapnya...

Perangkat Aksi

Perangkat Aksi


Perangkat aksi adalah person-person yang terlibat dalam suksesnya sebuah aksi. Mereka diantaranya adalah :

1. KorlapKoordinator Lapangan adalah pemegang komando ketika aksi sedang berjalan. Peserta aksi harus mentaati setiap arahan dari korlap. Korlap memperoleh masukan informasi dari perangkat lain yang akan digunakannya untuk mengambil keputusan-keputusan penting. Korlap juga yang bertugas menjaga stamina massa agar tidak loyo dan tetap konsentrasi ke aksi. Korlap bukanlah amanah instant. Ia diperoleh dari proses jangka panjang. Korlap adalah orang paling mengerti tentang isu yang sedang diperjuangkan, sehingga wawasan pengetahuannya dapat dikatakan lebih banyak dari yang lainnya. Korlap dapat juga berorasi.

2.OratorTerkadang diperlukan orator khusus selain korlap, khususnya pada aksi aliansi atau aksi yang melibatkan tokoh. Para orator ini menyampaikan orasi berdasarkan isu yang telah disepakati bersama. Bobot suatu orasi ditentukan oleh susunan kalimat, data up to date, dan kualitas pernyataan sikap. - AgitatorAgitator adalah pembangkit semangat massa dengan pekik teriakan disela-sela orasi korlap dan orator. Ia juga membantu korlap untuk menjaga stamina massa dengan memimpin lagu dan yel-yel.

3. NegosiatorTerkadang diperlukan person yang khusus bertugas untuk melakukan negosiasi. Negosiasi ini dilakukan kepada aparat polisi atau pihak-pihak yang ingin dituju jika aksi di-setting audiensi.

4. HumasTim Humas adalah salah satu elemen penting aksi. Tim humas bertanggung jawab dalam menjembatani aksi kepada para jurnalis. Mereka membuat pers release. Bobot Pers Release itu dibuat berdasarkan nilai-nilai jurnalistik. Disebut sukses jika media tidak bias memuat tuntutan atau opini yang hendak digulirkan oleh aksi.

5.Security/borderTim ini bertugas menjaga keamanan peserta aksi. Mereka juga wajib untuk mengidentifikasi para penyusup atau aparat yang hendak memprovokasi agar aksi berakhir chaos. Tim ini memiliki bahasa tersendiri yang hanya diketahui oleh sedikit orang dari peserta aksi.

6. DokumenterTim ini memback-up tim humas. Tetapi inti tugasnya adalah mendokumentasi aksi dari awal hingga akhir serta membuat kronologis aksi. Dokumentasi ini dengan kamera, handycam ataupun notes. Data ini akan digunakan sebagai bukti otentik jika aksi mengalami kekerasan dari aparat atau massa lain.

7.MedikTugas ini memang spesifik bagi mereka yang menguasai ilmu medis. Umumnya adalah mahasiswa kedokteran atau mereka yang pernah terlibat dalam aktivitas kepalangmerahan atau bulan sabit merah. Tim ini memberikan pertolongan pertama kepada peserta aski yang mengalami cidera.- LogistikDalam aksi yang disetting lama dan melelahkan. Tim logistik bertugas untuk menyediakan sarana untuk membugarkan peserta aksi seperti air minum, snack dan sound system. Terkadang, mereka juga membuat dan mendesain kertas tuntutan atau karikatur.

8. Tim kreatifTim ini memiliki kewenangan untuk mendesain sebuah atraksi seni atau instalasi sesuai amanat hasil musyawarah.

Pelaksanaan dan Pasca Aksi Saat massa telah terkumpul di tempat yang telah ditentukan, maka korlap sebaiknya tidak langsung memberangkatkan peserta aksi sebelum ada taujih (nasehat) dan doa. Selain itu perlu juga adanya pemanasan (warming up) dengan cara melatih yel-yel atau orasi untuk pencerdasan peserta aksi. Warming-up ini bertujuan untuk mensolidasi peserta aksi.

Setelah kompak, solid, dan cerdas barulah aksi dimulai.Saat aksi, peserta wajib menghormati komnado korlap dan turut menjaga keamanan aksi hingga aksi usai. Jika aksi disetting serius atau aksi bisu maka peserta harus menjauhkan dari kegiatan senda gurau dan ketidakseriusan. Seusai aksi, maka peserta menutupnya dengan doa. Evaluasi juga dilakukan untuk meningkatkan kualitas aksi berikutnya. Tim humas juga memonitoring media untuk memantau keberhasilan blow-up media dan tingkat ke-bias-an tuntutan.
Baca Selengkapnya...

MERANCANG AKSI

MERANCANG AKSI


Dalam merancang aksi, hal-hal yang perlu dipertimbangkan adalah : planning aksi, perangkat aksi, pelaksanaan, dan kegiatan paska-aksi.
Planning AksiDalam tahap perencanaan aksi, hal urgen yang perlu diperhatikan adalah :

1.Tema / Grand Issue. Pilihlah tema atau isu yang sedang hangat menjadi bahan pembicaraan (up to date) atau relevan atau sesuai dengan kebutuhan organisasi yang bersangkutan. Kemudian fokuskan, agar informasi atau opini yang hendak dibangun tidak bias.

2. TargetSusun target. Baik target teknis seperti pencapaian jumlah massa dan blow up media, dan target esensi seperti isu tuntutan aksi. Begitu juga target siapa yang pihak yang hendak dituju.

3.Skenario. Seperti halnya film, aksi butuh skenario, yang menjadi acuan bergeraknya aksi. Skenario ini mencakup rute, tokoh orator, happening art, dan acara lainnya. Sebaiknya skenario disiapkan lebih dari satu. Jika ada sesuatu hal di lapangan tak memungkinkan berjalannya sebuah skenario, dapat diganti dengan skenario lain (plan B).MassaDalam aksi yang mengandalkan massa, strategi penggalangan massa menjadi penting, demikian juga dengan cara mengendalikan massa jika massa berjumlah besar.

4.PemberitahuanTergantung pada kebutuhan. Jika kita memutuskan untuk menulis pemberitahuan, maka lakukan sesuai dengan UU No. 9/1998. Begitu juga dengan pemberitahuan kepada media massa (release awal) agar kelak mereka dapat meliput kita.

media interestAksi yang ‘menarik’ akan disukai oleh media. Karena itu perlu diperhatikan sebuah momen yang khusus didesain untuk konsumsi jurnalis foto, selain press release untuk jurnalis berita.

5.Format Format atau bentuk aksi adalah pilihan dari banyak bentuk aksi. Pilihannya ada dua, format kekerasan atau nirkekerasan. Sebagai ‘penjaga gawang’ gerakan moral, maka seyogyanya aksi mahasiswa bersifat nirkekerasan. Aksi nirkekerasan ini sangat bervariatif sekali. Dimulai dari aksi diam (bisu), orasi, happening art, aksi topeng, mmogok makan, hingga ke blokade, pengepungan, dan boikot.
Baca Selengkapnya...

MANAJEMEN AKSI (DEMONSTRASI)

MANAJEMEN AKSI (DEMONSTRASI)


“Mahasiswa adalah aset umat. Ia bersifat elitis dan eksklusif. Jumlahnya hanya 2 % dari penduduk Indonesia yang 200 juta jiwa. Mahasiswa aktivis lebih elitis lagi, mungkin hanya ada 1 mahasiswa aktivis di antara 10 mahasiswa. Namun, agenda yang mereka perjuangkan sangat populis, dan realistis. Mahasiswa-lah yang bisa membangkitkan semangat perlawanan rakyat terhadap rezim tiran.

TAPI SEBELUM KAWAN KAWAN AKSI,, ADA BEBERAPA TAHAPAN DALAM AKSI, DALAM HAL INI RONY MENCOBA BERBAGI MATERI DENGAN ANTUM SEKALIAN TENTANG AKSI, DIBAWAH INI MATERI TENTANG AKSI TINGGAL ANTUM PILIH JA :


Selanjutnya Mahasiswa-lah yang bisa mengawal reformasi hingga ke titik tujuan. Rakyat menaruh harapan atas kekuatan intelektual dan kekuatan aksi yang mahasiswa miliki.Jadi, pahami dirimu dan sekitarmu, dan mari kita bergerak lagi ! Reformasi belum usai !”
Dengan kekuatan intelektual di atas rata-rata masyarakat awam, mahasiswa memiliki kemudahan untuk mengakses berbagai informasi wacana dan peristiwa dalam lingkup lokal hingga internasional. Begitu juga dengan kemudahan akses literatur ilmiah dan gerakan-gerakan pemikiran, yang pada tujuan akhirnya akan menentukan ideologi atau sistem hidup yang akan dijalaninya.

Buku yang ia baca, informasi yang ia terima, tokoh-tokoh yang ia ajak bicara, adalah beberapa faktor utama yang kelak sangat berpengaruh terhadap idealisme hidupnya.Selain kekuatan intelektual yang identik dengan aktivitas ilmiah, mahasiswa juga memiliki kewajiban untuk menguatkan potensi kepekaan sosial politiknya. Disebut kepekaan sosial karena mahasiswa pada dasarnya adalah bagian dari rakyat. Apapun yang terjadi pada rakyat maka mahasiswa akan turut juga merasakannya.

Kenaikan BBM, harga bahan pokok, listrik, dan air misalnya akan memberi ekses terhadap aktivitas kuliah. Disebut kepekaan politik, karena gejolak sosial yang terjadi umumnya selalu merupakan hasil side effect dari aktivitas politik, semisal disahkannya suatu UU. UU Ketenagakerjaan misalnya akan mempengaruhi kesejahteraan dan taraf hidup para buruh.Setelah cerdas secara profesi keilmuan dan cerdas sosial politik, maka sebagai gerakan ekstraparlementer mahasiswa memiliki kewajiban moral untuk mengimplementasikan pengetahuannya itu dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Atau dengan kata lain menyuarakan kepentingan kebenaran dan rakyat. Berbagai metode dapat dilakukan. Dari bentuk pendampingan, advokasi, public hearing, audiensi dengan pemerintah dan legislatif, hingga demonstrasi (aksi). Demonstrasi adalah cara paling efektif dalam menyuarakan kebenaran, khususnya jika dilaksanakan pada rezim yang antidemokratis dan tiran. Dalam makalah ini, akan dibahas sekelumit tentang manjamen demonstrasi atau aksi, yang selanjutnya akan disebut dengan MoA (Management of Action). Pengetahuan akan MoA ini menjadi penting agar niatan yang benar itu dapat mencapai hasil optimal karena dilakukan dengan cara yang benar pula.

MANAJEMEN AKSIPengertianAksi (demontrasi) adalah suatu model pernyataan sikap, penyuaraan pendapat, opini, atau tuntutan yang dilakukan dengan jumlah massa terntentu dan dengan teknik tertentu agar mendapat perhatian dari pihak yang dituju tanpa menggunakan mekanisme konvensional (birokrasi). Demonstrasi juga bertujuan untuk menekan pembuat keputusan untuk melakukan sesuatu.

Latar Belakang dan Tujuan Aksi umumnya dilatarbelakangi oleh matinya jalur penyampaian aspirasi atau buntunya metode dialog.. Dalam trias politika, aspirasi rakyat diwakili oleh anggota legislatif. Namun dalam kondisi pemerintahan yang korup, para legislator tak dapat memainkan perannya, sehingga rakyat langsung mengambil ‘jalan pintas’ dalam bentuk aksi. Aksi juga dilakukan dalam rangka pembentukan opini atau mencari dukungan publik. Dengan demikian isu yang digulirkan harapannya dapat menjadi snowball. Dari isu mahasiswa menjadi isu masyarakat kebanyakan, seperti dalam kasus aksi menuntut mundur Soeharto.

Landasan Hukum Aksi adalah hak bahkan dalam situasi tertentu dapat menjadi kewajiban. Ia dilindungi oleh UU positif. Selain Declaration of Human Right (freedom of speech), hak aksi juga dilindungi oleh UUD 1945 pasal 28 beserta amandemennya. Secara lebih spesifik, aksi ini kemudian diatur dengan adanya UU No. 9/1998 tentang Mekanisme Penyampaian Pendapat di Muka Umum. UU ini mengharuskan panitia aksi harus memberikan pemberitahuan kepada pihak kepolisian setidaknya 3 hari menjelang hari H.

Ketentuan lainnya adalah, didalam surat pemberitahuan itu harus ada nama penanggung jawab aksi, waktu pelaksanaan, rute yangh dilewati, isu yang dibawa, jumlah massa, dan bentuk aksi. Selain itu ada juga larangan untuk melakukan aksi pada hari-hari tertntu dan tempat-tempat tertentu. Dalam pandangan aktivis, UU ini pada awal pengesahannya dicurigai sebagai alat untuk mengibiri suara kritis mahasiswa dan rakyat. Dan pada perkembangannya, UU inilah yang digunakan oleh rezim berkuasa via aparat kepolisian untuk mematikan suara oposan, dengan banyak menyeret para aktivis ke penjara.

Kode EtikUntuk menjaga konsistensi gerakan, beberapa elemen gerakan mahasiswa memiliki kode etik aksi. Kode etik ini pula yang menjadi faktor pembeda aksi yang satu dengan aksi yang lainnya.Di KAMMI misalnya, kode etiknya adalah memulai dan menutup aksi dengan doa, tidak membaurkan peserta aksi putra dengan putri, dan tidak mencemooh seseorang dari cacat fisiknya. Faktor pembeda lainnya adalah lirik lagu-lagu perjuangan dan kata-kata pekik teriakan.

MEKANISME LAHIRNYA KEPUTUSAN AKSIKeputusan aksi sebaiknya didiskusikan secara matang analisis SWOT-nya. Organisasi intra kampus mempunyai mekanisme yang berbeda namun hampir sama dengan mahasiswa ekstra. Di ekstra jalur pengambilan keputusan lebih pendek sehingga keputusan aksi dapat lebih cepat dieksekusi. Secara garis besar mekanisme lahirnya keputusan aksi adalah sbb :

1.Diskusi awal (Tim/Dept. Khusus : bidang Sospol), dteruskan ke :
2.Diskusi Lanjutan (pelibatan kader, (unsur UKM), menghadirkan pakar, penerbitan
Pers Release), lalu
3.Pembentukan Tim Teknis Aksi
4.Aksi di lapangan

Baca Selengkapnya...

Tahapan Menuju Aksi Massa


Melakukan Advokasi - Advokasi Melalui Upaya di Luar Jalur Hukum Formal (Nonlitigasi)
Tahapan dan Tata Cara Melakukan Aksi Massa.Tahapan dan Tata Cara Melakukan Aksi Massa.
Tahapan Menuju Aksi Massa ada tiga tahap, yaitu: I. Persiapan, persiapan aksi massa berjalan dalam lingkaran-lingkaran diskusi yang harus diorientasikan untuk melahirkan: 1) Isu/tuntutan; 2) Pra kondisi aksi, yaitu kegiatan yang dilakukan sebelum aksi utama); 3) Perangkat Aksi massa, yaitu pembagian kerja para partisipan aksi massa sesuai dengan kebutuhan (misal:Korlap, Wakorlap, Dinamisator dll); 4) Kelengkapan material aksi massa, seperti baliho, poster, spanduk, selebaran, pengeras suara, statement; 5) Masa persiapan Aksi; 6) Target Aksi; 7) Sasaran dan Waktu; 8) Konferensi Pers. II. Pelaksanaan Aksi massa/demonstrasi. Pada saat aksi dilaksanakan, semua perangkat dan alur aksi dilaksanakan sesuai dengan kesepakatan rapat persiapan. III. Evaluasi, adalah ruang koreksi dari pelaksanaan aksi yang telah dilakukan.

Melakukan Advokasi - Advokasi
Pengertian Advokasi
Advokasi merupakan segenap aktifitas pengerahan sumber daya yang ada untuk membela, memajukan, bahkan merubah tatanan untuk mencapai tujuan yang lebih baik sesuai keadaan yang diharapkan. Advokasi dapat berupa upaya hukum formal (litigasi) maupun di luar jalur hukum formal (nonlitigasi).

Baca Selengkapnya...

Apa Itu PMII



APA ITU PMII
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) merupakan salah satu elemen mahasiswa yang terus bercita-cita mewujudkan Indonesia ke depan menjadi lebih baik. PMII berdiri tanggal 17 April 1960 dengan latar belakang situasi politik tahun 1960-an yang mengharuskan mahasiswa turut andil dalam mewarnai kehidupan sosial politik di Indonesia. Pendirian PMII dimotori oleh kalangan muda NU (meskipun di kemudian hari dengan dicetuskannya Deklarasi Murnajati 14 Juli 1972, PMII menyatakan sikap independen dari lembaga NU). Di antara pendirinya adalah Mahbub Djunaidi dan Subhan ZE (seorang jurnalis sekaligus politikus legendaris).

Dari namanya PMII disusun dari empat kata yaitu “Pergerakan”, “Mahasiswa”, “Islam”, dan “Indonesia”. Makna “Pergerakan” yang dikandung dalam PMII adalah dinamika dari hamba (makhluk) yang senantiasa bergerak menuju tujuan idealnya memberikan kontribusi positif pada alam sekitarnya. “Pergerakan” dalam hubungannya dengan organisasi mahasiswa menuntut upaya sadar untuk membina dan mengembangkan potensi ketuhanan dan kemanusiaan agar gerak dinamika menuju tujuannya selalu berada di dalam kualitas kekhalifahannya.

Pengertian “Mahasiswa” adalah golongan generasi muda yang menuntut ilmu di perguruan tinggi yang mempunyai identitas diri. Identitas diri mahasiswa terbangun oleh citra diri sebagai insan religius, insan dimnamis, insan sosial, dan insan mandiri. Dari identitas mahasiswa tersebut terpantul tanggung jawab keagamaan, intelektual, sosial kemasyarakatan, dan tanggung jawab individual baik sebagai hamba Tuhan maupun sebagai warga bangsa dan negara.

“Islam” yang terkandung dalam PMII adalah Islam sebagai agama yang dipahami dengan haluan/paradigma ahlussunah wal jama’ah yaitu konsep pendekatan terhadap ajaran agama Islam secara proporsional antara iman, islam, dan ikhsan yang di dalam pola pikir, pola sikap, dan pola perilakunya tercermin sikap-sikap selektif, akomodatif, dan integratif. Islam terbuka, progresif, dan transformatif demikian platform PMII, yaitu Islam yang terbuka, menerima dan menghargai segala bentuk perbedaan. Keberbedaan adalah sebuah rahmat, karena dengan perbedaan itulah kita dapat saling berdialog antara satu dengan yang lainnya demi mewujudkan tatanan yang demokratis dan beradab (civilized).

Sedangkan pengertian “Indonesia” adalah masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia yang mempunyai falsafah dan ideologi bangsa (Pancasila) serta UUD 45. Baca Selengkapnya...

Aksi


MENEJEMEN AKSI

Mahasiswa adalah aset umat. Ia bersifat elitis dan eksklusif. Jumlahnya
hanya 2 % dari penduduk Indonesia yang 200 juta jiwa. Mahasiswa aktivis
lebih elitis lagi, mungkin hanya ada 1 mahasiswa aktivis di antara 10
mahasiswa. Namun, agenda yang mereka perjuangkan sangat populis, dan
realistis. Mahasiswa-lah yang bisa membangkitkan semangat perlawanan
rakyat terhadap rezim tiran. Mahasiswa-lah yang bisa mengawal reformasi
hingga ke titik tujuan. Rakyat menaruh harapan atas kekuatan intelektual
dan kekuatan aksi yang mahasiswa miliki.
Jadi, pahami dirimu dan sekitarmu, dan mari kita bergerak lagi !
Reformasi belum usai !?

Dengan kekuatan intelektual di atas rata-rata masyarakat awam, mahasiswa
memiliki kemudahan untuk mengakses berbagai informasi wacana dan
peristiwa dalam lingkup lokal hingga internasional. Begitu juga dengan
kemudahan akses literatur ilmiah dan gerakan-gerakan pemikiran, yang
pada tujuan akhirnya akan menentukan ideologi atau sistem hidup yang
akan dijalaninya. Buku yang ia baca, informasi yang ia terima,
tokoh-tokoh yang ia ajak bicara, adalah beberapa faktor utama yang kelak
sangat berpengaruh terhadap idealisme hidupnya.

Selain kekuatan intelektual yang identik dengan aktivitas ilmiah,
mahasiswa juga memiliki kewajiban untuk menguatkan potensi kepekaan
sosial politiknya.
Disebut kepekaan sosial karena mahasiswa pada dasarnya adalah bagian
dari rakyat. Apapun yang terjadi pada rakyat maka mahasiswa akan turut
juga merasakannya. Kenaikan BBM, harga bahan pokok, listrik, dan air
misalnya akan memberi ekses terhadap aktivitas kuliah.
Disebut kepekaan politik, karena gejolak sosial yang terjadi umumnya
selalu merupakan hasil side effect dari aktivitas politik, semisal
disahkannya suatu UU. UU Ketenagakerjaan misalnya akan mempengaruhi
kesejahteraan dan taraf hidup para buruh.

Setelah cerdas secara profesi keilmuan dan cerdas sosial politik, maka
sebagai gerakan ekstraparlementer mahasiswa memiliki kewajiban moral
untuk mengimplementasikan pengetahuannya itu dalam bentuk pengabdian
kepada masyarakat. Atau dengan kata lain menyuarakan kepentingan
kebenaran dan rakyat.

Berbagai metode dapat dilakukan. Dari bentuk pendampingan, advokasi,
public hearing, audiensi dengan pemerintah dan legislatif, hingga
demonstrasi (aksi).
Demonstrasi adalah cara paling efektif dalam menyuarakan kebenaran,
khususnya jika dilaksanakan pada rezim yang antidemokratis dan tiran.
Dalam makalah ini, akan dibahas sekelumit tentang manjamen demonstrasi
atau aksi, yang selanjutnya akan disebut dengan MoA (Management of
Action). Pengetahuan akan MoA ini menjadi penting agar niatan yang benar
itu dapat mencapai hasil optimal karena dilakukan dengan cara yang benar
pula.

*MANAJEMEN AKSI
Pengertian
*Aksi (demontrasi) adalah suatu model pernyataan sikap, penyuaraan
pendapat, opini, atau tuntutan yang dilakukan dengan jumlah massa
terntentu dan dengan teknik tertentu agar mendapat perhatian dari pihak
yang dituju tanpa menggunakan mekanisme konvensional (birokrasi).
Demonstrasi juga bertujuan untuk menekan pembuat keputusan untuk
melakukan sesuatu.

*Latar Belakang dan Tujuan*
Aksi umumnya dilatarbelakangi oleh matinya jalur penyampaian aspirasi
atau buntunya metode dialog.. Dalam trias politika, aspirasi rakyat
diwakili oleh anggota legislatif. Namun dalam kondisi pemerintahan yang
korup, para legislator tak dapat memainkan perannya, sehingga rakyat
langsung mengambil ?jalan pintas? dalam bentuk aksi.
Aksi juga dilakukan dalam rangka pembentukan opini atau mencari
dukungan publik. Dengan demikian isu yang digulirkan harapannya dapat
menjadi snowball. Dari isu mahasiswa menjadi isu masyarakat kebanyakan,
seperti dalam kasus aksi menuntut mundur Soeharto.

*Landasan Hukum
* Aksi adalah hak bahkan dalam situasi tertentu dapat menjadi kewajiban.
Ia dilindungi oleh UU positif. Selain Declaration of Human Right
(freedom of speech), hak aksi juga dilindungi oleh UUD 1945 pasal 28
beserta amandemennya. Secara lebih spesifik, aksi ini kemudian diatur
dengan adanya UU No. 9/1998 tentang Mekanisme Penyampaian Pendapat di
Muka Umum.
UU ini mengharuskan panitia aksi harus memberikan pemberitahuan kepada
pihak kepolisian setidaknya 3 hari menjelang hari H. Ketentuan lainnya
adalah, didalam surat pemberitahuan itu harus ada nama penanggung jawab
aksi, waktu pelaksanaan, rute yangh dilewati, isu yang dibawa, jumlah
massa, dan bentuk aksi. Selain itu ada juga larangan untuk melakukan
aksi pada hari-hari tertntu dan tempat-tempat tertentu.

Dalam pandangan aktivis, UU ini pada awal pengesahannya dicurigai
sebagai alat untuk mengibiri suara kritis mahasiswa dan rakyat. Dan pada
perkembangannya, UU inilah yang digunakan oleh rezim berkuasa via aparat
kepolisian untuk mematikan suara oposan, dengan banyak menyeret para
aktivis ke penjara.

*Kode Etik*
Untuk menjaga konsistensi gerakan, beberapa elemen gerakan mahasiswa
memiliki kode etik aksi. Kode etik ini pula yang menjadi faktor pembeda
aksi yang satu dengan aksi yang lainnya.
Di KAMMI misalnya, kode etiknya adalah memulai dan menutup aksi dengan
doa, tidak membaurkan peserta aksi putra dengan putri, dan tidak
mencemooh seseorang dari cacat fisiknya. Faktor pembeda lainnya adalah
lirik lagu-lagu perjuangan dan kata-kata pekik teriakan.

*MEKANISME LAHIRNYA KEPUTUSAN AKSI*
Keputusan aksi sebaiknya didiskusikan secara matang analisis SWOT-nya.
Organisasi intra kampus mempunyai mekanisme yang berbeda namun hampir
sama dengan mahasiswa ekstra. Di ekstra jalur pengambilan keputusan
lebih pendek sehingga keputusan aksi dapat lebih cepat dieksekusi.

Secara garis besar mekanisme lahirnya keputusan aksi adalah sbb :

1. Diskusi awal (Tim/Dept. Khusus : bidang Sospol), dteruskan ke :
2. Diskusi Lanjutan (pelibatan kader, (unsur UKM), menghadirkan pakar,
penerbitan Pers Release), lalu
3. Pembentukan Tim Teknis Aksi
4. Aksi di lapangan

*MERANCANG AKSI
*Dalam merancang aksi, hal-hal yang perlu dipertimbangkan adalah :
planning aksi, perangkat aksi, pelaksanaan, dan kegiatan paska-aksi.

Planning Aksi
Dalam tahap perencanaan aksi, hal urgen yang perlu diperhatikan adalah :
- Tema / Grand Issue
Pilihlah tema atau isu yang sedang hangat menjadi bahan pembicaraan (up
to date) atau relevan atau sesuai dengan kebutuhan organisasi yang
bersangkutan. Kemudian fokuskan, agar informasi atau opini yang hendak
dibangun tidak bias.

- Target
Susun target. Baik target teknis seperti pencapaian jumlah massa dan
blow up media, dan target esensi seperti isu tuntutan aksi. Begitu juga
target siapa yang pihak yang hendak dituju.

- Skenario
Seperti halnya film, aksi butuh skenario, yang menjadi acuan bergeraknya
aksi. Skenario ini mencakup rute, tokoh orator, happening art, dan acara
lainnya. Sebaiknya skenario disiapkan lebih dari satu. Jika ada sesuatu
hal di lapangan tak memungkinkan berjalannya sebuah skenario, dapat
diganti dengan skenario lain (plan B).

- Massa
Dalam aksi yang mengandalkan massa, strategi penggalangan massa menjadi
penting, demikian juga dengan cara mengendalikan massa jika massa
berjumlah besar.

- Pemberitahuan
Tergantung pada kebutuhan. Jika kita memutuskan untuk menulis
pemberitahuan, maka lakukan sesuai dengan UU No. 9/1998. Begitu juga
dengan pemberitahuan kepada media massa (release awal) agar kelak mereka
dapat meliput kita.

- media interest
Aksi yang ?menarik? akan disukai oleh media. Karena itu perlu
diperhatikan sebuah momen yang khusus didesain untuk konsumsi jurnalis
foto, selain press release untuk jurnalis berita.

- Format
Format atau bentuk aksi adalah pilihan dari banyak bentuk aksi.
Pilihannya ada dua, format kekerasan atau nirkekerasan. Sebagai ?penjaga
gawang? gerakan moral, maka seyogyanya aksi mahasiswa bersifat
nirkekerasan. Aksi nirkekerasan ini sangat bervariatif sekali. Dimulai
dari aksi diam (bisu), orasi, happening art, aksi topeng, mmogok makan,
hingga ke blokade, pengepungan, dan boikot.

*Perangkat Aksi*
Perangkat aksi adalah person-person yang terlibat dalam suksesnya
sebuah aksi. Mereka diantaranya adalah :
- Korlap
Koordinator Lapangan adalah pemegang komando ketika aksi sedang
berjalan. Peserta aksi harus mentaati setiap arahan dari korlap. Korlap
memperoleh masukan informasi dari perangkat lain yang akan digunakannya
untuk mengambil keputusan-keputusan penting. Korlap juga yang bertugas
menjaga stamina massa agar tidak loyo dan tetap konsentrasi ke aksi.
Korlap bukanlah amanah instant. Ia diperoleh dari proses jangka panjang.
Korlap adalah orang paling mengerti tentang isu yang sedang
diperjuangkan, sehingga wawasan pengetahuannya dapat dikatakan lebih
banyak dari yang lainnya. Korlap dapat juga berorasi.

- Orator
Terkadang diperlukan orator khusus selain korlap, khususnya pada aksi
aliansi atau aksi yang melibatkan tokoh. Para orator ini menyampaikan
orasi berdasarkan isu yang telah disepakati bersama. Bobot suatu orasi
ditentukan oleh susunan kalimat, data up to date, dan kualitas
pernyataan sikap.

- Agitator
Agitator adalah pembangkit semangat massa dengan pekik teriakan
disela-sela orasi korlap dan orator. Ia juga membantu korlap untuk
menjaga stamina massa dengan memimpin lagu dan yel-yel.

- Negosiator
Terkadang diperlukan person yang khusus bertugas untuk melakukan
negosiasi. Negosiasi ini dilakukan kepada aparat polisi atau pihak-pihak
yang ingin dituju jika aksi di-setting audiensi.

- Humas
Tim Humas adalah salah satu elemen penting aksi. Tim humas bertanggung
jawab dalam menjembatani aksi kepada para jurnalis. Mereka membuat pers
release. Bobot Pers Release itu dibuat berdasarkan nilai-nilai
jurnalistik. Disebut sukses jika media tidak bias memuat tuntutan atau
opini yang hendak digulirkan oleh aksi.

- security/border
Tim ini bertugas menjaga keamanan peserta aksi. Mereka juga wajib untuk
mengidentifikasi para penyusup atau aparat yang hendak memprovokasi agar
aksi berakhir chaos. Tim ini memiliki bahasa tersendiri yang hanya
diketahui oleh sedikit orang dari peserta aksi.

- Dokumenter
Tim ini memback-up tim humas. Tetapi inti tugasnya adalah mendokumentasi
aksi dari awal hingga akhir serta membuat kronologis aksi. Dokumentasi
ini dengan kamera, handycam ataupun notes. Data ini akan digunakan
sebagai bukti otentik jika aksi mengalami kekerasan dari aparat atau
massa lain.

- medik
Tugas ini memang spesifik bagi mereka yang menguasai ilmu medis. Umumnya
adalah mahasiswa kedokteran atau mereka yang pernah terlibat dalam
aktivitas kepalangmerahan atau bulan sabit merah. Tim ini memberikan
pertolongan pertama kepada peserta aski yang mengalami cidera.

- Logistik
Dalam aksi yang disetting lama dan melelahkan. Tim logistik bertugas
untuk menyediakan sarana untuk membugarkan peserta aksi seperti air
minum, snack dan sound system. Terkadang, mereka juga membuat dan
mendesain kertas tuntutan atau karikatur.

- tim kreatif
Tim ini memiliki kewenangan untuk mendesain sebuah atraksi seni atau
instalasi sesuai amanat hasil musyawarah.

*Pelaksanaan dan Pasca Aksi
* Saat massa telah terkumpul di tempat yang telah ditentukan, maka
korlap sebaiknya tidak langsung memberangkatkan peserta aksi sebelum ada
taujih (nasehat) dan doa. Selain itu perlu juga adanya pemanasan
(warming up) dengan cara melatih yel-yel atau orasi untuk pencerdasan
peserta aksi. Warming-up ini bertujuan untuk mensolidasi peserta aksi.
Setelah kompak, solid, dan cerdas barulah aksi dimulai.

Saat aksi, peserta wajib menghormati komnado korlap dan turut menjaga
keamanan aksi hingga aksi usai. Jika aksi disetting serius atau aksi
bisu maka peserta harus menjauhkan dari kegiatan senda gurau dan
ketidakseriusan.

Seusai aksi, maka peserta menutupnya dengan doa. Evaluasi juga dilakukan
untuk meningkatkan kualitas aksi berikutnya. Tim humas juga memonitoring
media untuk memantau keberhasilan blow-up media dan tingkat ke-bias-an
tuntutan.

*TIPS DAN TRIKS*
- Angle foto
Foto dapat berbicara lebih banyak dari kata-kata. Maka desain aksi yang
menyediakan angle foto yang baik akan membuat aksi lebih mudah ter-blow
up. Misalnya: aksi LSM Pro Fauna yang membuat balon kura-kura raksasa
dalam menentang eksploitasi kura-kura sebagai komoditas.

- kalimat poster
Kalimat poster biasanya juga menjadi incaran fotografer. Pilihlah
kalimat yang cerdas namun tetap mencerminkan akhlak seorang mahasiswa.
Unik dan kreatif adalah kuncinya. Misal : IMF = International Monster Fund.

- Uniform
Keseragaman pakaian peserta aksi juga dapat menarik perhatian. Pakaian
putih-putih, hitam-hitam atau mengenakan pakaian seperti orang utan
untuk aksi mendukung keberlangsungan orang utan.

- Propaganda
Propaganda dibuat untuk mencerdaskan masyarakat di sekitar aksi agar
mereka mendukung aksi. Jika aksi dipusat keramaian, maka selebaran
propaganda dapat menjadi bacaan yang mengusik perhatian.

- pers release
Selain data 5W+1H, pers release juga disusun dengan kalimat baik dan
sudah sesuai dengan bahasa koran, sehingga redaktur tidak banyak
mengedit. Adanya tambahan data dan angka dapat menambah bobot release.

- yel/lagu
Ciptakanlah yel-yel yang khas dan mudah diingat. Lagu bisa diperoleh
dengan mengubah lirik dari lagu yang populis. Yel dan Lagu akan
memelihara stamina massa.

- Symbolized
Simbolisasi perlu dilakukan untuk mencuri perhatian media jika massa
aksi tidak terlalu banyak. Misalnya : aksi membawa tikus ke kantor DPRD
untuk menyindir anggota dewan yang tak ubahnya seperti tikus-tikus pengerat.

- aliansi taktis
Untuk memperkuat posisi tawar, aliansi kadang diperlukan. Aliansi
didasarkan pada pertimbangan kesamaan ideologi, atau kesamaan isu , atau
kesamaan metode. Jika aliansi ini adalah dari universitas, maka bendera
masing-masing universitas wajib untuk ditonjolkan.

- menghadapi wartawan
Jika jurnalis TV mewawancarai peserta aksi, sebaiknya peserta tersebut
mengarahkannya kepada tim humas atau korlapnya agar jurnalis itu dpat
mewawancarai person yang lebih valid dalam memberikan keterangan.
Ketika di wawancara, demonstran yang efektif merancang pesannya supaya
bisa disampaikan secara utuh dalam tempo 10 hingga 15 detik. Setelah
pesan disampaikan secara singkat, padat, dan utuh - baru kemudian
dilakukan elaborasi. Ini menjaga agar pesan utama secara utuh tetap bisa
tersiar walaupun mungkin elaborasinya terpotong. Hal ini disebabkan
karena spot berita TV sangat singkat, berbeda dengan media cetak yang
dapat memuat banyak.

Berhadapan dengan wartawan, jauhilah sikap arogan, tampakkanlah sikap
ramah dan bersahabat. Sikap arogan membuat wartawan menjaga jarak,
bahkan pada titik puncaknya wadah asosiasi mereka akan memboikot setiap
kegiatan aksi kita.

Beberapa pertanyaan dari wartawan yang bisa diantisipasi oleh setiap
peserta aksi adalah:
- Mengapa anda berada disini?
- Apa yang ingin anda capai?
- Apakah demonstrasi ini sungguh-sungguh merupakan solusi?
- Apa yang bisa dilakukan oleh khalayak untuk masalah yang anda perjuangkan? Baca Selengkapnya...

Kepemimpinan

butuh materi yang perlu di sampaikan tentang kepemimpinan dan lain lain dalam dunia kampus ? klik disini Baca Selengkapnya...

Menejemen Aksi

salam pergerakan, temen temen mahasisa butuh materi tentang menejemen aksi buat di presentasikan, di diskusikan dll klik disini Baca Selengkapnya...

Assalamiyah....Jawilan

ASSALAMIYAH BANGKIT dan JAYALAH SEPANJANG MASA…..
Sebagai wujud Estavet dan Perjuangan Sang Guru Besar ……
SYAIKHUNAL KIROM ABAH THOWIL (SOSOK ULAMA SEDERHANA DAN TAWADHU DARI JAWILAN - BANTEN)

KH.Muhammad Thowil yang akrab dipangil Abah Thowil Pendiri Pon-pes Assalamiyah yang berlokasi Didesa Curug Sari kopo Serang, lahir tanggal 11 januari 1923 . Beliau Murid dari Kh.Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang. Penampilan yang sangat sederhana layaknya Masyarakat biasa namun Kapasitas keilmuaan yang beliau miliki sangat Luas . Kemahiran beliau dalam mengajar Kitab-kitab salaf terutama Ilmu Gramar Bahasa Arab ( Nahwu shorof) dan Fiqih. Pesantren yang dirintisnya dari awal semula masih belum memiliki sekolah-sekolah formal namun kini berjalannya waktu, bertambah banyaknya minat masyrakat baik disekitar nya maupun yang berasal dari berbagai wilayah seperti jakarta, lampung dan palembang untuk menimba ilmu-ilmu agama plus mendapat pendidikan formal dari sekolah.

Abah Thowil membangun secara bertahap sekolah-sekolah formal dari MI (Kepala Sekolahnya yang sekarang yaitu Mamah Huyaeti/Bapak Jamal), MTS (Kepala Sekolahnya yang sekarang yakni KH.Thowil/Putra Abah Thowil) dan sampai MA (Kepala Sekolahnya yang sekarang yakni Bapak Udjer) bahkan sekarang telah memiliki perguruan tinggi Islam STAI Assalamiyah dengan rektornya yaitu Syaikhunal Kirom Bapak KH.A. Bazari Syam,MS,M.Pd.I (Mantan Kepala Depag Lebak, dan beliau sekarang menjabat sebagai Kabag Haji Propinsi Banten, sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Terpadu Al Wahdah yang berlokasi di Jawilan),juga dibantu oleh dan dibantu oleh PK3 (Sudirman,M.Pd.I)

Juga dibentuknya organisasi kemahasiswaan dengan Presiden Mahasiswa STAI Asslamiyah Tahun 2007/2008 yaitu Kang Rony, dan sekarang rony melanjutkan study ke Timur Tengah (Yaman) di Al Eman University, dan di Al Wathoniah University, dan pasca rony Presiden Mahasiswa yang sekarang yaitu kang Baezi dengan wakilnya kang Sakieb,organisasi kem ahasiswaannya sudah berkiprah mulai dari tingkat Kabupaten, Propinsi hingga Nasional. maka dari itu Assalamiyah atas rintisan dari abah thiowil sudah banyak perannya dalam membina/mengkader Ummat agar menjadi generasi perubah, semoga amal beliau dapat diterima disisinya amin……… dan semoga Assalamiyah dapat berjaya sepanjang masa ………… jabat erat bravo…..

Abah thowil disamping mengajar kepada santrinya beliau juga mengajar kepada masyakarat sekitar , maka tak heran beliau begitu dekat dihati masyakarat Curug sari. Keramahan serta tutur bahasa yang lembut mampu meluluhkan Hati-hati manusia yang keras. Kalimat yang keluar dari mulut beliau penuh dengan Hikmah ilmu . Bahkan beliau tidak pernah memarahi para santrinya yang nakal secara langsung , dengan halus beliau ungkap teguran tersebut lewat ta’lim dengan menyebut sifulan. Dan santri yang merasa bersalah tentu akan merasakan teguran halus tersebut sampai merasuki sampai relung hati yang dalam.

Suatu ketika sebut saja "UU" salah seorang santri yang lumayan nakal, memanjat pohon kelapa milik Abah Thowil dan bermaksud mencuri buah kelapa milik Kyiai, sedang asik ferry memetik ketika hendak Turun , abah Thowil menunggu dibawah dengan halus Abah Thowil menegur dengan Bahasa Sundanya ” Sing Hade U…Engkeh Ragrak….maksudnya Hati-hati "UU" Nanti kamu jatuh, Dengan wajah yang pucat sang santri Menjawab “Iyah Abah sambil ngeloyor pergi menahan malu.

Dalam setiap kali ta’lim Abah thowil dengan ciri khasnya selalu mengisap lintingan tembakau dan segelas kopi, wajahnya yang tampak mulai keriput dimakan usia namun tak memudarkan semangat beliau untuk terus mengajar kepada santri-santrinya, beliau ingin mewujudkan agar santrinya menanamkan nilai -nilai kebaikan lewat kesederhanaan. bukan kesederhanaan yang baik, bukan pula kebaikan yang sederhana tetapi kebaikan disemua bidang, untuk itulah abah Thowil membekali santrinya dengan nilai dasar kebaikan yaitu “Keihklasan”, Ihklas adalah tanpa pamrih .Jiwa keihklasan santri tampak menonjol daripada sikap-sikap lainnya.

Semakin tebal jiwa keihklasan yang tertanam pada diri santri maka akan membuat santri selalu optimis dan semakin maju, semangat keihklasan membuat santri bersedia memulai usahanya dari NOL kembali, membuat santri rela berkorban demi agama dan bangsa. Hal ini dapat diteladani oleh Abah Thowil itu sendiri yang memiliki jiwa keihklasan yang tinggi , Kh.Muhammad Thowil yang tadinya tidak dikerumuni ratusan santri , menjadi rumahnya terjepit ditengah-tengah kamar santri. Seorang santi ikhlas belajar , belajat dengan tanpa pamrih , santri mengabdi tanpa pamrih, menolong tanpa pamrih , berjuang tanpa pamrih, Pola tanpa pamrih itulah ajaran dari Abah Thowil.

Karena benar-benar tanpa pamrih , maka Kh.Muhammad Thowil selalu mendapat perkenan dihati setiap orang, mendapat penuh kepercayaan , menjadi tempat mengadu dan dijadikan pemutus kata.
Tanggal 06 feb 2003 Kh.Muhammad Thowil berpulang kerahmatulloh, Linangan air mata mengalir dari masyarakat dan santri-santri yang sangat mencintai beliau , kesederhanaan dan ketawadhuan belia telah menorehkan kesan yang mendalam di hati para santrinya. Semoga Alloh Menempatkan beliau ditempat yang mulia .aminnnn Baca Selengkapnya...

=============================================================
SOBAT SILAHKAN KIRIMKAN TULISAN ANDA DI KISAH JAWILAN
=============================================================
Nama
Email
No HP
Belajar
Judul
Kategori
Tulisan
Pesan

kirimkan Photo Penulis ke email : bakronilatar@yahoo.co.id Terimakasih Telah Berpartisipasi Tulisan di Kisah Jawilan, setelah mengirimkan tulisan mohon sms ke aa Rony di +6281280485019


=======================================================================
Komentar Terbaru
VISITOR KISAH JAWILAN MOHON TINGGALKAN PESAN DISINI

Mari Gabung Disini !!!

KISAH JAWILAN DAN NEGERI SABA' © 2008 Por A H.RONY